fbpx

Dua Minggu Tak Diangkat, Bau Busuk Menyengat Dari Tumpukan Sampah Serang Warga

KOTAMOBAGU – Sejumlah masyarakat yang berada di komplex Pesantren Tidzkar Quran Kelurahan Motoboi Kecil, mulai mengeluh dengan adanya tumpukan sampah yang membusuk dan mulai menyengat, namun belum juga diangkut oleh Petugas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kotamobagu.
Padahal, menurut Qodri salah satu masyaakat setempat, retribusi sampah yang dibayarkan ke Pemerintah Kelurahan Motoboi Kecil, tidak pernah tertunda.
“Setiap tahun kami bayar itu sekitar 1 juta lebih ke Kelurahan. Dan biasanya setiap tiga hari ada petugas kebersihan yang datang mengangkut sampah-sampah disini. Namun sudah 2 minggu ini belum ada petugas yang datang mengangkut sampah-sampah ini,” ungkap Qodri, Selasa (6/8) sore tadi.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kotamobagu, Alfian Hasan, mengatakan pihaknya akan segera menurunkan personil untuk membersihkan tumpukan sampah di lokasi pesantren dan pemukiman warga.
“Saya akan segera perintahkan petugas untuk turun ke lokasi itu. Saya juga berterima kasih adanya laporan ini sehingga kita bisa mengetahui dimana saja adanya sampah yang belum diangkut,” jelasnya.
Ia juga mengatakan persoalan gaji yang sempat membuat para petugas mogok kerja, sudah dibayarkan.
“Sudah tidak ada masalah karena sudah kami bayar gaji mereka. Kemungkinan mereka lupa saja mengangkut sampah di lokasi itu. Hari ini juga saya akan perintahkan Kabid untuk mengatasi sampah-sampah itu,” tutup Alfian.
Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.