fbpx

Kepsek Diminta Arahkan Siswa Mengurus KIA

KOTAMOBAGU– Seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) mulai dari TK, SD dan SMP di Kota Kotamobagu diharapkan mampu membantu program pemerintah dalam memenuhi target penertbitan Kartu Indentitas Anak (KIA).

Hal ini menyusul banyaknya Pelajar di Kotamobagu belum mengantongi KIA. Menurut Kepala Dinas Disdukcapil Virginia Olii, 90 persen anak wajib KIA umur 5 hingga 17 tahun masih duduk di bangku sekolah, sehingga peran guru dan Kepsek sangat dibutuhkan untuk perekaman kartu tersebut.

“Dari 33, 318 Anak di Kotamobagu, masih sebanyak 22.102 anak yang belum memiliki KIA. Dari jumlah itu 90 persen masih duduk di bangku sekolah. Nah, itu yang kami minta agar Kepsek dan guru terus membantu pencapaian ini,” kata Olii

Ia menerangkan, penerbitan KIA dapat melindungi pemenuhan hak anak, menjamin akses sarana umum, hingga untuk mencegah terjadinya perdagangan anak. Kartu ini juga dapat menjadi bukti identifikasi diri ketika sewaktu-waktu mengalami peristiwa buruk.

“Tak hanya itu. KIA juga berguna untuk memudahkan anak mendapatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, imigrasi, perbankan, dan transportasi,” terangnya

Untuk itu Ia berharap, seluruh Kepala Kepsek yang ada, agar dapat mengarahkan siswanya untuk membuat KIA.

“Kita ada kerjasama dengan kepsek untuk tahun depan menjadi syarat masuk sekolah harus ada KIA. Baik itu di PAUD, TK, SD, dan SMP. Khusus SMA bagi siswa yang berusia dibawah 17 tahun,” pungkasnya

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.