fbpx

2020 Cukai Rokok Naik, Harga Eceran Rokok Naik 35 %

Jakarta – Pemerintah menetapkan cukai Rokok akan naik 23 persen di tahun 2020 mendatang. Imbasnya, harga eceran rokok bakal ikut naik, yakni sebesar 35 persen.

Dilansir dari Liputan6.com Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi mengatakan, Pemerintah akan segera mengumumkan berapa harga eceran tertinggi rokok di pasar dari kenaikan cukai rokok ini.

“Harga eceran tertinggi untuk rokok nanti ya, kita umumkan secepatnya. Follow up dari pada keputusan kemarin,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (14/9/2019).

Heru menjelaskan, kenaikan cuka rokok memang salah satunya untuk menekan jumlah perokok terutama rokok ilegal yang beredar di industri.

“Makanya kemarin kapolri juga menyampaikan dukungannya upaya-upaya yang ilegal ini agar tidak naik. Ini saya kira dukungan yang luar biasa yang disampaikan untuk men-support bea cukai dalam rangka memberantas yang ilegal,” ujarnya.

“Nah, untuk memberantas adanya rokok ilegal ini kita kerja sama dengan aparat penegak hukum. Dalam hal ini Polri dan TNI,” lanjut dia.

Sementara itu Perkumpulan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) menilai, keputusan Pemerintah menaikan cukai rokok rata-rata 23 persen dan harga jual eceran (HJE) 35 persen memberatkan Industri Hasil Tembakau (IHT).

Ketua Umum Perkumpulan GAPPRI, Henry Najoan menyatakan keputusan yang dilakukan Pemerintah ini juga tidak pernah dikomunikasikan dengan kalangan industri terkaitan cukai rokok.

“Selama ini, informasi yang kami terima rencana kenaikan cukai rokok dikisaran 10 persen, angka yang moderat bagi kami meski berat, tapi malah kenaikan cukai rokok di angka 23 persen, tentu itu sangat berat” kata Henry di Jakarta, Sabtu (14/9/2019).

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.