fbpx

2020 UMP Naik, Berikut Besaran Kenaikan UMP di Sulut

Kotamobagu.online– Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51%.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019.

detikcom pun telah melakukan simulasi perhitungan UMP tahun depan di 34 provinsi dengan mengacu upah minimum tahun ini. Berapa besarannya? Cek di halaman berikut.

Perlu dicatat, ada 7 provinsi yang harus menyesuaikan UMP sama dengan KHL, yaitu Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Раpua Barat, Maluku, Maluku Utara.

Berdasarkan Pasal 63 PP No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, bagi daerah yang upah minimumnya pada 2015 masih di bawah nilai kebutuhan hidup layak (KHL), wajib menyesuaikan upah minimumnya sama dengan KHL paling lambat pada penetapan upah minimum 2020. Jadi bisa saja 7 provinsi itu kenaikan upahnya bukan 8,51%.

Berikut perkiraan UMP 2020 di 34 Provinsi:
1. Nangroe Aceh Darussalam dari Rp 2.916.810 jadi Rp 3.165.030

2. Sumatera Utara dari Rp 2.303.403 jadi Rp 2.499.422

3. Sumatera Barat dari Rp 2.289.228 jadi Rp 2.484.041

4. Sumatera Selatan dari Rp 2.804.453 jadi Rp 3.043.111

5. Riau dari Rp 2.662.025 jadi Rp 2.888.563

6. Kepulauan Riau dari Rp 2.769.683 jadi Rp 3.005.383

7. Jambi dari Rp 2.423.889 jadi Rp 2.630.161

8. Bangka Belitung dari Rp Rp 2.976.705 jadi Rp 3.230.022

9. Bengkulu dari Rp 2.040.000 jadi Rp 2.213.604

10. Lampung dari Rp 2.240.646 jadi Rp 2.431.324

11. DKI Jakarta dari Rp 3.940.973 jadi Rp 4.276.349

12. Banten dari Rp2.267.965 jadi Rp 2.460.968

13. Jawa Barat dari Rp 1.668.372 jadi Rp 1.810.350

14. Jawa Tengah dari Rp 1.605.396 jadi Rp 1.742.015

15. Jawa Timur dari Rp 1.630.059 jadi Rp 1.768.777

16. DIY dari Rp 1.570.922 jadi Rp 1.704.607

17. Bali dari Rp 2.297.967 jadi Rp 2.493.523

18. NTB: dari Rp 2.012.610 jadi Rp 2.183.883

19. NTT dari Rp 1.793.293 jadi Rp 1.945.902

20. Kalimantan Selatan dari Rp 2.651.781 jadi Rp 2.877.447

21. Kalimantan Timur dari Rp 2.747.561 jadi Rp 2.981.378

22. Kalimantan Barat dari Rp 2.211.500 jadi Rp 2.399.698

23. Kalimantan Tengah dari Rp 2.663.435 jadi Rp 2.890.093

24. Kalimantan Utara dari Rp 2.765.463 jadi Rp 3.000.803

25. Sulawesi Selatan dari Rp 2.860.382 jadi Rp 3.103.800

26. Sulawesi Utara dari Rp 3.051.076 jadi Rp 3.310.722

27. Sulawesi Tenggara dari Rp 2.351.870 jadi Rp 2.552.014

28. Sulawesi Tengah dari Rp 2.123.040 jadi Rp 2.303.710

29. Sulawesi Barat dari Rp 2.369.670 jadi Rp 2.571.328

30. Gorontalo dari Rp 2.384.020 jadi Rp 2.586.900

31. Maluku dari Rp 2.400.664 jadi Rp 2.604.960

32. Maluku Utara dari Rp 2.508.092 jadi Rp 2.721.530

33. Papua dari Rp 3.240.900 jadi Rp 3.516.700

34. Papua Barat dari Rp 2.934.500 jadi Rp 3.184.225

Dalam surat edaran Menaker yang dikutip detikcom, Kamis (17/10/2019), gubernur wajib mengumumkan kenaikan UMP 2020 pada 1 November.

“UMP tahun 2020 ditetapkan dan diumumkan oleh masing-masing Gubernur secara serentak pada tanggal 1 November 2019,” begitu bunyi surat edaran tersebut.

Gubernur menetapkan UMP dengan memperhatikan rekomendasi dari Dewan Pengupahan Provinsi (Depeprov).

“Bagi provinsi yang masa jabatan Dewan Pengupahan Provinsinya telah berakhir, gubernur agar segera membentuk Depeprov yang baru,” dikutip dari poin ketiga.

Berikutnya, UMK tahun 2020 ditetapkan dan diumumkan selambat-lambatnya pada tanggal 21 November 2019.

“Gubernur dapat (tidak wajib) menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) untuk Kabupaten/Kota tertentu (yang mampu membayar upah minimumlebih tinggi dari UMP),” demikian isi surat edaran.

 

Sumber Detik.com

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.