fbpx

Kreatif.! Sampah Plastik Disulap Menjadi Nilai Ekonomis

KOTAMOBAGU– Botol plastik bekas minuman ternyata masih memiliki nilai ekonominms dan bermanfaat jika didaur ulang. Sampah tersebut bisa dibuat menjadi aneka hiasan bunga dan lainnya. Hal ini seperti yang dilakukan Ramanda Maleteng (36) Warga Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat.

Dengan kreativitasnya, Ia mampu membuat sejumlah pot bunga serta mendekorasi Hutan Kota Bonawang dengan memanfaatkan botol-boyol plastik bekas tersebut. “Bahannya saya beli di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Banyak tumpukan botol-botol plastik disitu, sehingga saya coba daur ulang menjadi bahan yang berguna,” ujar Papa Rafik sapaan akrabnya, Rabu (28/10/2019).

Meski dengan sukarelanya, Bapak Tiga Anak yang bermukim di tengah hutan kota ini kemudian mendapatkan inspirasi dari para pengunjung untuk mendekorasi wilayah tersebut guna lebih mempercantik hutan dan menarik para pengunjung.

“Untuk mendekorasi menggunakan bahan plastik botol ini memang tidak dibayar, hanya saja modal yang diberikan untuk pembelian bahannya seperti botol, Cat dan senar. Nah, bersama dengan saudara, maka saya coba daur ulang bahan bekas ini,” ujarnya

Kedepan, Ia berharap Pemerintah dapat membantu serta mendorong gagasannya untuk memanfaatkan bahan baku bekas plastik botol tersebut. “Dulunya pot juga saya buat, tapi tidak lagi karena terkendala pemasaran. Yah, lumayan pendapatannya hasil penjualannya cukup baik, sehingga saya berharap pemerintah dapat membantu memasarkan produk kerajinannya agar lebih meluas,” tukasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Kotamobagu Agung Adaty mengapresiasi ide dan gagasan Ramanda dalam mendekorasi wisata hutan kota dengan manfaatkan botol bekas.

“Tentu kita bangga dengan ide-idenya, dia dengan suka rela mempercantik hutan kota agar menarik para pengunjung. Nah, kedepan kita coba bantu dengan memberikan fasilitas yang memadai untuk kemudian dia bisa lebih memoerindah suasana hutan tersebut,” ujarnya

Sama halnya dengan Kepala Dinas Peedagangan Koperasi dan UKM Herman Aray, yang nantinya bakal melihat kerajinan tersebut untuk bisa dipasarkan. “Kami siap pasarkan kerajinan-kerajinan itu. Kalapun itu dapat menguatkan ekonomi mereka kenapa tidak, sehingga itu menjadi catatan kami untuk mendata kembali produk-produk UKM yang ada di Kotamobagu,” pungkas Aray

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.