fbpx

Pemuda Tani Mongkonai Beri Inspirasi di Hari Sumpah Pemuda

KOTAMOBAGU– Profesi petani ternyata masih diminati oleh para pemuda. Salah satunya pemuda yang berada di Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat.

Dalam menggarap beberapa komoditas, petani yang masih tergolong muda ini mampu bertahan beberapa tahun terakhir. Mereka cukup menginspirasi banyak kalangan pemuda yang ada di Kotamobagu.

Peringatan hari sumpah pemuda kali ini cukup menginspirasi pemuda kususnya pemuda mongkonai yang kreatif dan inovatif. Hari sumpah pemuda yang jatuh pada hari ini menjadi moment penting dalam merintis sejarah pemuda yang berprofesi sebagai petani.

Semangat pemuda tani dalam berinovasi semakin meluas, tak tanggung-tanggung mereka yang tergabung dalam satu hati pemuda tani ini meninggalkan profesi lama dan beralih ke sektor pertanian.

Pemuda tani mongkonai

Menurut Ketua Kolompok Tani Mongkonai Farid Potabuga, Peringatan hari sumpah pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober tidak hanya merupakan satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Namun, Ikrar ini memiliki makna tersendiri bagi petani muda sebagai semangat membangun negara dari pertanian untuk mewujudkan Indonesia maju.

Jika pemuda-pemuda zaman dahulu memperjuangkan bangsa dengan berperang membela tanah air, maka tugas pemuda zaman sekarang bagaimana nasionalisme itu terbayar dengan gerakan nyata untuk kemajuan bangsa.

“Saya memaknai sumpah pemuda sebagai usaha nyata generasi muda untuk bangsa. Ini diwujudkan sesuai dengan keahliannya masing-masing. Salah satunya adalah pertanian, masa produktif manusia berada pada usia muda, sehingga di usia tersebut sudah sepantasnya kita lebih dituntut bagaimana bisa berkreasi dengan berbagai inovasi dalam memajukan sektor-sektor yang potensial. Nah di momentum hari sumpah pemuda ini, kita bisa buktikan bersama bahwa pemuda punya peran penting yang sangat perlu diperhitungkan dalam menggarap sektor pertanian,” jelas pemuda 28 Tahun ini.

Kunjungan Dirjen Pertanian di perkebunan pemuda tani mongkonai.

Farid mengatakan, saat ini ia sedang menggalakkan generasi muda di daerahnya untuk mau bertani. Dalam hal bertani, ia memilih fokus pada tanaman kakao dan Kopi. Karena menurutnya, sesuatu yang dimulai sejak muda akan menghasilkan sesuatu yang lebih besar dihari tua

“Dalam Teks Sumpah Pemuda, kita banyak mendapatkan kobaran semangat pemuda untuk meraih kemerdekaan RI. Dalam konteks kekinian, makna sumpah pemuda ditampakkan dengan kemandirian ekonomi dan mengelola masyarakat sekitar,” ujarnya.

Farid mengajak agar generasi muda jangan takut terjun ke dunia pertanian. Sudah selayaknya generasi muda zaman now menjadi motor penggerak pembangunan daerahnya masing-masing.

Tempat pembibitan tanaman kakao.

“Namun untuk memajukan sektor pertanian ini pemuda harus ikut ambil bagian bagaimana kemudian pertanian di Indonesia khususnya di Kotamobagu lebih maju dan berkembang,” katanya

Sikap optimis ini lanjut Farid, berdasarkan permintaan pasar terhadap komoditas hasil pertanian kakao yang terus melambung. Ia menyebutkan, jika komoditi ini dikelolah secara baik dan profesional dapat memberikan keuntungan yang cukup besar.

“Permintaan pasar terhadap komoditi ini cukup besar, sehingga para pemuda tidak perlu khawatir dengan bertani. Yang perlu disiapkan adalah mental dan tekad untuk berbuat sesuatu yang mempu menginspirasi pemuda lain untuk mau mengelolah sumber daya alam khususnya disektor pertanian ini,” tandasnya

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.