fbpx

4 Masalah Kesehatan Akibat Sarapan Yang Terburu-Buru

Kotamobagu.Online – Banyak dari kita menganggap Sarapan adalah sebuah rutinitas dan bukan hal yang dapat menutrisi tubuh. Tapi tahukah kamu jika makan buru-buru bahkan memaksa menelan makanan terlalu cepat bisa menyebabkan masalah pada kesehatan?

Dikutip dari Times of India, cara mengatasi kebiasaan makan cepat bisa dimulai dengan tidak melewatkan waktu makan, karena kamu akan merasa sangat lapar sehingga menyebabkan makan berlebihan dan terlalu cepat. Jangan makan sambil menonton televisi atau bermain ponsel, karena bisa mengganggumu dan tidak membuatmu fokus pada makanan atau seberapa cepat kamu makan.

Yang terakhir, kunyah makan dengan benar dan baik untuk bisa memperbaiki pencernaan, membuatmu menikmati makananmu dengan makan perlahan. Berikut adalah masalah-masalah yang bisa timbul jika kamu terbiasa makan terlalu cepat:

1. Makan berlebihan

Karena kamu makan terlalu cepat dan tidak memerhatikan tubuhmu, tentu saja bisa menyebabkanmu jadi makan berlebihan. Makan berlebihan bisa mengakibatkan kenaikan berat badan masalah kesehatan lainnya. Saat kamu makan terlalu cepat, otak kita tak diberi kesempatan untuk sadar bahwa kita sudah kenyang, sehingga membuat kita makan lebih banyak makanan dan menelan lebih banyak kalori.

2. Meningkatkan risiko obesitas

Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan yang makin meningkat di seluruh dunia, dan umum terjadi pada orang yang makan terlalu cepat. Seringkali kita melihat orang gemuk makan begitu cepatnya dan cenderung kurang bergerak. Jika kamu juga salah satunya, lambatkan sedikit tempo makanmu dan lihat perbedaannya.

3. Pencernaan lemah

Orang-orang yang makan terlalu cepat biasanya menelan potongan besar dan menelan makanan mereka tanpa mengunyahnya dengan benar. Terkadang mereka hanya menelannya dengan air atau minuman berkarbonasi. Hal ini membuat makanan jadi tidak bisa dikunyah dengan benar dan menyebabkan perut kembung dan pencernaan terganggu.

4. Resistensi insulin

Memakan terlalu cepat bisa menyebabkan lonjakan di gula darah yang kemudian menyebabkan resitensi insulin. Kondisi ini dapat menyebabkan diabetes yang berbahaya bagi kesehatan.

 

Sumber : Detik.com

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.