fbpx

Pemkot Kotamobagu Gelar Sosialisasi Perda Retribusi Pelayanan Tera Ulang

KOTAMOBAGU– Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop-UKM) menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2019 Tentang Retribusi Pelayanan Tera Ulang, di lembah bening, Selasa (17/12/2019).

Wawali Kotamobagu Nayodo Koerniawa SH saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, bahwa sosialisasi Perda tentang tera ulang sangat penting untuk menghindari dan mencegah terjadinya modifikasi timbangan yang hanya menguntungkan swpihak dalqm kegiatan berdagang.

“Kondisi di lapangan kita temui ada juga yang memodifikasi timbangan yang tujuannya hanya untuk meraih keuntungan dalam kegiatan bisnis yang dijalani. Bila ditemukan ada yang memodifikasi timbangan, tentu akan beresiko dan memiliki sanksi bagi pedagang pedagang nakal, hingga izinnya bisa dicabut,” tambahnya.

Menurutnya, substansi utama dalam kegiatan ini adalah tentang nilai ibadah karena konteksnya adalah mengatakan yang sebenarnya dalam hal timbangan/alat ukur bagi para pedagang dalam transaksi jual beli.

“Oleh pemerintah, agar tidak ada kecurigaan dan keraguan menyangkut alat ukur dipasaran maka diaturlah dalam regulasi dalam Perda No. 8 Tahun 2019, peraturan pemerintah tentang Tera Ulang,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Disperindagkop UKM Kotamobagu melalui Kepala Seksie (Kasie) Pasar, Rislandi Mongilong, tujuan sosialisasi ini agar pelaku usaha di Kotamobagu memiliki jaminan kebenaran atas alat ukur, takar timbang serta meningkatkan PAD dalam kemetrologian. “Kegiatan ini berdasarkan UU No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, UU No. 4 tahun 2007 tentang pembentukan daerah Kotamobagu dan Perda No. 4 Tahun 2018 Tentang APBD kota Kotamobagu tahun anggaran 2019, dan kegiatan ini diikuti oleh para pelaku usaha di kotamobagu,” tambahnya

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.