fbpx

Klenteng Thian Sang Shen Mu Khung jadi Objek Wisata Religi di Kotamobagu

KOTAMOBAGU– Meski Kota Kotamobagu secara mayoritas beragama Islam. Namun, keberadaan agama lain bukan berarti terpinggirkan. Sebaliknya, kota yang dikenal juga sebagai kota multietnis, Masyarakat Kota Kotamobagu bisa hidup berdampingan dengan penuh toleransi. Oleh karena itu, Kotamobagu juga menjadi salah satu tempat wisata religi bagi sebagian orang.

Salah satu bukti toleransi umat beragama di Kota Kotamobagu adalah keberadaan kelenteng yang menjadi tempat ibadah etnis Tionghoa.

Klenteng yang terletak di Kelurahan Mongkonai Barat Kecamatan Kotamobagu Barat ini selain menjadi tempat wisata religi juga menjadi ikon dan bukti keberagaman masyarakat kota Kotamobagu. .

Kelenteng ini memiliki nama lain Thian Sang Shen Mu Khung/ Ma Co dan berdiri sejaj 2009. Klenteng ini sangat populer di kalangan masyarakat karena tempatnya juga terletak diarea strategis yang langsung menghadap pusat Kotamobagu.

Tak sedikit wisatawan lokal maupun dan luar daerah yang berkunjung ke Kotamobagu hanya untuk menikmati dan melihat suasanya klenteng tersebut apa terlebih pada perayaan tahun baru imlek.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotamobagu Anki Taurina Mokoginta, keberadaan klenteng tersebut merupakan salah satu bagian dari keberagaman di kotamobagu.

Selain tempat Ibadah, Klenteng juga menjadi objek wisata dan budaya apa terlibih pada perayaan tahun baru imlek.

“Jika melihat runut kisah, awal mulanya warga keturunan tiong hoa datang berdagang kemudian mereka sudah hidup disini. Nah dalam hal ini tentunya mereka juga membawa budaya-budaya mereka disini dan selama itu untuk keberagaman tidak salahnya kita support apapun bentuknya selama itu kebaikan,” ujarnya.

“Nah, ini perlu kita jaga, bahwa ini menjadi satu ikon dan keberagaman masyarakat kotamobagu. Selain itu juga klenteng menjadi destinasi wisata religi yang tak kalah dengan klenteng-klenteng di Daerah lainnya,” sambungnya

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.