fbpx

49 CPNS Bolsel Ikut Latsar Golongan II

KOTAMOBAGU.ONLINE, BOLSEL – Mewakili Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Hi. Iskandar Kamaru S.Pt , Asisten III Administrasi Umum Setda, Rikson Paputungan, S.Pd, M.Pd, menghadiri sekaligus membacakan sambutan bupati pada kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II lingkup Pemerintah Daerah Bolsel.

Latsar ini diikuti 49 peserta terdiri dari 42 tenaga kesehatan, 7 tenaga teknis, dipusatkan di asrama haji tuminting Kota Manado, dibuka langsung Kepala BPSDM Provinsi Sulut, DR. Paulus Tamaka, M.Si, Senin (10/2/2020) tadi.

Asisten III dalam sambutannya menyampaikan kepada para peserta untuk serius mengikuti proses pelaksanaan latsar. Pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika Pengawai Negeri Sipil (ASN).

“Sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017, Tentang Manajemen ASN mengamanahkan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dasar sebagai syarat pengangkatan CPNS untuk menjadi pegawai negeri sipil,” Ujar Rikson mewakili Bupati Iskandar Kamaru S,Pt.

Dikatakan, tantangan perkembangan birokrasi pemerintahan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan suatu strategi pengembangan aparatur birokrasi yang profesional dan memiliki sumber daya manusia yang memiliki integritas dan kompetensi dibidangnya.

“Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 mengamanatkan ASN untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi, nasionalisme dan kebangsaan, karekter kepribadian, unggul dan bertangung jawab,” Terangnya.

Bukan itu saja perubahan itu didasarkan pada sistem merit yang mengedepankan prinsip profesional, kompetensi, kualifikasi, kinerja, transparansi, objektif serta bebas dari intervensi politik.

“Keberhasilan organisasi ditentukan oleh kemampuan sumber daya manusia yang handal dan profesional sehingga mampu menciptakan iklim birokrasi yang bermutu dan mengedepankan kepentingan publik. Oleh karena itu dibutuhkan terbentuknya karakter dan Mindset yang dapat mengambil peran dalam tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” Ungkapnya.

Di era revolusi industri keempat atau 4.0 (four poin zero) perkembangan, kebutuhan dan tuntutan masyarakat begitu beragam hingga diharapkan pelayanan publik semakin lebih baik.

“Untuk itu ASN agar terus mengupgrade diri, mengembangkan kompetensi, skill serta memiliki kesamaan visi dan misi dalam melaksanakan program kepemerintahan,” Tandasnya.

Sekadar informasi, kegiatan ini turut dihadiri, Asisten I Setda Ramli Abdul Madjid, S.Pd, Kaban BPKSDM Ahmadi Modeong berserta staf dan pimpinan SKPD.

Rudi

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.