fbpx

Belasan Ribu Bangunan di Kotamobagu Diduga Ilegal

KOTAMOBAGU– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu Mencatat sebanyak 12.850 Bangungan di Empat Kecamatan di Kota Kotamobagu belum Memeiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kepala Bidang Penataan Ruang Adnan A Pratama Dinas PUPR Kotamobagu mengatakan, jumlah tersebut terhitung data terkahir di 2019. Dimana lebih dari 50 persen bangunan di kotamobagu belum mengantongi IMB.

“Dari jumlah bangunan keselurahn di kotamobagu sebanyak 24.508 bangunan, lebih dari setengah belum mengantongi IMB, yakni sebanyak 12.850 atau 52,43 persen,” ungkap Adnan

Dia menyebutkan, proses pendataan tersebut dilakukan terhadap berbagai bangunan, termasuk rumah tinggal, pasar modern, tempat ibadah, rumah sakit, dan lain-lain. Dari Empat Kecamatan di Kotamobagu, yang paling banyak belum memiliki IMB yaitu Kecamatan Kotamobagu Barat.

“Kotamobagu barat paling dominan bagunanan yang belum ber IMB, karena populasi yang banyak penduduknya, tentu bangunan perumahan dan tempat-tempat usaha juga banyak yang belum ber IMB,” terangnya

Untuk itu, Ia mengimbau masyarakat segera melakukan pengurusan IMB khususnya bagi parq pelaku usahan. “Masyarakat diharapkan dapat mengurus IMB itu,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Noval Manoppo menambahkan untuk pengurusan IMB, masyatakat cukup melelngkapi sejumlah persyaratan administrasinya.

“Yakni gambar dena bangunan yang akan dibangun, dan sertifikat kepemilikan tanah atau kwitansi jual beli yang diketahui oleh kelurahan/desa,” jelasnya

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.