fbpx

Puluhan Pengrajin di Kotamobagu Sulap Batok Kelapa Jadi Produk Kerajinan Tangan

KOTAMOBAGU– Pemanfaatan bahan baku hasil pertanian berupa tempurung atau batok kelapa, rupanya mampu mendatangkan nilai yang ekonomis jika diolah menjadi sebuah produk kerajinan tangan.

Seperti yang dilakukan 20 pengrajin di Kota Kotamobagu ini. Mereka sebelumnya diberi pelatihan dari Dinas Perinduatrian dan Tenaga Kerja (Distrinaker) Kotamobagu untuk bagaimana mengelolah bahan baku tempurung ini jadi barang yang bermanfaat yang bisa mendapatkan keuntungan.

“Jadi nantinya mereka parqa pengrajin iini akan mengelolah batok kelapa ini jadi bentuk yang sangat kreatif, tentunya bernilai ekonomis dan memiliki harga jual,” ujar Kepala Bidang Perindustrian, Masita Buntuan SE, Senin (24/02/2020).

Menurutnya, pelatihan ini merupakan upaya pemerimtah untuk mendorong serta menumbuhkan wirausaha baru di Kotamobagu.

“Kalau sudah mempunyai prodak, diharapkan dapat meningkatkan usahanya khususnya dibidang kerajinan batok kelapa,” katanya

Sementara itu, salah satu pengrajin batok kelapa asal Kelurahan Mongkonai Pelly Potabuga mengatakan, pemanfaatan bahan baku hasil pengelolaan kopra seperti tempurung ini, bisa dibuat sebuah produk kerajinan tangan, berupa cangkir serta asesoris lainnya.

“Di Kotamobagu sangat banyak produksi kelapa, nah batok kelapa ini bisa dibuat sebeuah produk kerajinan yang dapat menguntungkan kami para pengrajin usaha produktif. Dengan melalui pelatihan ini, kami sangat bersyukur sehingga bisa mengetahui lebih banyak tata cara pengelolaan batok krlapa ini jadi sebuah produk kerajinan tangan,” tambahnya

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.