fbpx

Lima Pejabat Alumni PMII Siap Tarung Di Muscab IKA PMII Bolsel Ke I

BOLSEL – Musyawarah Cabang Pertama Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Muscab IKA PMII) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) semakin seru dan panas. Pasalnya terdapat beberapa nama alumni PMII di anggap layak dan memiliki kapasitas untuk maju bertarung dalam perhelatan tersebut.

Walaupun muscab menyisakan 10 hari kedepan namun aroma persaingan dari masing – masing kandidat sudah mulai tampak. Perang urat syaraf dan strategi dari para calon kandidat pun sudah mulai bergerak untuk bangun konsolidasi kekuatan.”Ada beberapa pejabat yang siap bertarung pemperebutkan posisi tertinggi dalam organisasi IKA PMII seperti sahabat Suprin Mohulaingo, SH yang menjabat Kabag Ekonomi dan SDA, Sudjito Laiya, S.Pd menjabat Kabag Risalah Setwan Bolsel, Noldi Tangahu, SH Camat Helumo, Arfan Djafar, S.Pd Camat Pinolosian timur dan Pepan Hondago, S.Pd Kepala SKB,” Ungkap Ahmadi yang juga mantan ketua PMII Kota Gorontalo.

Menurut Ahmadi pertarungan ini bagi kaum pergerakan menjadi momentum untuk menguji dan mengasa strategi bukan untuk merebut kekuasaan seperti level OKP dan OKPI.”Muscab perdana ini pasti berjalan seru sebab para calon tidak mau ketinggalan untuk bertarung dalam membuktikan siapa yang paling kuat adu strategi dalam memperoleh legitimasi kader,” Jelas Ahmadi Sapaan Akrabnya.

Lanjut dia bahwa muscab kali akan menarik karena kandidat terdiri dari kader – kader muda sehingga calon lain harus kerja ekstra.”Semua kandidat memiliki peluang yang sama tinggal bagaimana masing – masing tim berkerja membentuk tim yang solid,” Jelasnya lagi.

Di samping itu, Irwan Sakula salah satu Jubir pemenangan SL menyampaikan bahwa SL telah mendapat lampu hijau dari beberapa punggawa PC. Ansor Bolsel. Kader Muda Seperti Sahabat Pepen Hondago punya energik dan Komitmen dalam Organ. Tapi beliau masih mudah dan mash labil.

Namun pernyataan Irwan Ini langsung di tampik oleh Isal Tuliabu dan Irfan Eyato yang juga masuk dalam barisan pemenangan PH.”Pernyataan irwan itu tidak baik, karena di Muscab tidak ada aturan organisasi muda dan tua. justru PH sudah teruji, makanya silahkan saja irwan jadi jubir oleh kandidat lain, tapi jangan bermain kasar perlu panik, karena semua tergantung forum. Terang Irvan.

Selain itu, Noldi Tangahu dan Arfan Djafar mengkonsilidasikan tim dengan memulai dari Wilayah. Sebagaimana pengakuan Arman Paputungan bahwa saat ini AJ mensolidkan kader di wilayah tengah dan timur,”Kami tidak perlu banyak bicara, karena AJ ini mantan Ketua di beberap organisasi termasuk KPMIBMS, mantan ketua BEM Fakultas MIPA UNG dan sekarang Camat. Saya selaku tim AJ kalau cuman pertarung IKA PMII skop kecil, saya kemarin perna menjabat Presiden Mahasiswa STAIN Gorkntalo, makanya sudah sering. Ungkap Arman.

Sedang Suprin Mohulaingo yang juga mantan aktifis ini, lebih mengambil posisi diam. sebagaimana yang beliau sampaikan Sriagustin Mooduto, mereka tim semua lagi ribut. Dan lupa bahwa yang punya hak suara itu ada juga gender perempuan, makanya kami konsiliadasi gender dan gerakan kampanye santun.”Prestasi memimpin organisasi calon kami SM tdk perlu kami sampaikan, beliau camat termudah pertama yang sukses dan saat ini di percaya sebagai kepala bagian,” Ucap Mooduto.

Sementara Zulkarnain Kamaru, S.Ag yang sedang menjabat kareteker IKA PMII berharap semua calon untuk dapat menahan diri serta bertarung secara sehat agar muscab ini dapat berjalan lancar dan aman.”Muscab adalah ajang untuk kita berdemokrasi serta konsolidasi gagasan, gerakan dalam menjaga nilai – nilai agama yang moderat, Tasamuh, Tawasunt, tazamun sebagai upaya melawan gerakan radikalisme, terorisme di Negara kesatuan Republik Indonesia,” Tegasnya Zulkarnain yang juga Ketua Umum NU Kabupaten Bolsel.

Rudi

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.