fbpx

Dandes 9 Desa di Kotamobagu Terancam Tak Cair

KOTAMOBAGU– Sebanyak 9 Desa di Kota Kotamobagu terancam tak dapat mencairkan Dana Desanya. Hal itu lantaran, 9 desa tersebut belum memasukan Rancangan Peraturan Desa (Ranperdes) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daesa (APBDes) sebagai syarat pencairan Dandes tahap 1.

Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Rum Mokoagow, rata-rata 9 desa yang belum memasukan Ranperdes APBDes tersebut, karena masih dalam perampungan.

“Pencairannya tidak ada batasan, namun dalam penyuran Dandes ada batasan antara tahap 1, 2 dan 3. Sedangkan untuk tahap 1 sampai dengan bulan Juni. Nah, jadi otomatis kalau sampai juni Ranperdes tersebut belum juga rampung, maka akan berpengaruh pada pencairannya,” jelas Rum

Untuk saat ini kata Rum, sudah ada Dua Desa yang rampung dan mencairkan Dandes tahap Pertama.

“Dandes tahap 1, Desa Bungko dan Desa Poyowa Besar Satu telah masuk di rekening kas desa. Menyusul empat desa lainnya yaitu, desa Tabang, Moyag Tampoan, Moyag Todulan dan Poyowa Kecil, itu diperkirakan minggu depan dana desa tahap 1 masuk rekening kas desa,” terangnya

Sedangkan untuk Pencairan Alokasi Dana Desa (ADD), BHP, dan BHR, Rum mengatakan, sudah ada 5 Desa yang dicarikan. Yakni, desa Bungko, poyowa besar satu, moyag tampoan, moyag todulan, Tabang, menyusul desa poyowa kecil yang sedang dalam proses pencairan di BPKD.

“Besaran Dana Desa tahap 1 (40%) yang akan disalurkan ke 15 desa sebesar Rp.9.009.685.600 dan ADD tahap 1 (25%) Rp.10.264.744.375, Bagi Hasil Pajak Daerah tahap 1 (25%) Rp.200.533.750 dan Bagi Hasil Retirbusi Daerah tahap 1 (25%) Rp.320.853.750. Dengan total keseluruhan semua sumber dana yang akan ditransfer tahap 1 Rp.19.795.817.475,” pungkasnya

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.