fbpx

Ditengah Pandemi Virus Corona, 27 BKMT Mongkonai Barat Berangkat Ke Jakarta

KOTAMOBAGU– Ditengah Pandemi Virus Corona atau Covid19, sebanyak 27 anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kelurahan Mongkonai Barat berangkat keluar kota. Keberangkatan tersebut, untuk mengikuti wisata Dakwah di Jakarta.

Lurah Mongkonai Barat Yusuf Darwis menjelaskan, bahwa pihaknya bersama Kecamatan dan Dinas Perhubungan sudah berupaya menahan dan memberikan penjelasan, agar dapat menunda keberangkatan tersebut. Hal itu, menurutnya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan ditengah mewabahnya Covid19 di wilayah indonesia.

“Sebenarnya ada 33 orang, namun yang berangkat sebanyak 27 orang. Jadi dari pihak pemerintah kecamatan, kelurahan bahkan Dishub sudah memanggil mereka sebelum berangkat, dengan memberikan penjelasan agar menunda dulu keberangkatan tersebut, apalagi ini sedang mewabahnya virus ini. Namun mereka tetap memaksakan diri untuk berangkat,” jelas Darwis

Menurutnya, Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan sudah melakukan upaya-upaya untuk mencegah keberangkatan anggota BKMT tersebut. “Intinya kami sudah panggil mereka baik-baik sebelum berangkat, kita bicara secara kekeluargaan agar tidak ada ketersinggungan, bahwa kalau bisa ini di cancel dulu, nanti kondisi sudah aman, kemudian bisa berangkat,” jelasnya lagi

Meski begitu, pihanya terus melakukan pemantauan, berkomunikasi dengan para anggota BKMT tersebut serta memberikan imbauan agar sebisa mungkin menghindari tempat-tempat keramaian.

“Kami tetap lakukan komunikasi dengan mereka, mengawasi mereka dari jaeqk jau, jangan sampai ada kontak fisik dengan siapapun disana, usahakan pakai masker dan handscoon,” pungkas Darwis, sembari mengajak berdoa semoga para anggora BKMT tersebut tiba di Kotamobagu dengan keadaan sehat dan selamat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu Dr Tanty Korompot M.Kes mengatakan, pihaknya juga sudah mengetahui hal tersebut dan melakukan pemantauan serta pengawasan bagi para anggota BKMT tersebut.

“Kami sudah minta nomor telephone keluarganya dan nama-nama mereka yang berangkat. Kami juga turut mengawasi aktivitas mereka disana,” ujar Kadis

Pihaknyapun meminta, agar mereka menjaga diri dan menghindari kontak fisik dengan orang lain. “Nanti kalau setibanya mereka di kotamobagu, kita akan lihat kondisinya, jika perlu akan di isolasi, namun alangkah baiknya mereka mengisolasikan diri di rumah,” imbuhnya

Tim Redaksi

Bagikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.